Selasa, 06 November 2012

Tugas Tulisan Etika Bisnis


Jasa REKBER Sebagai Salah Satu Solusi Aman Transaksi Online


Etika dalam bisnis terutama konsep kejujuran dalam berjualan sangat berperan penting. Penjualan online (e-commerce) sangat booming saat ini. Terlebih dengan penggunaan social media yang member kesempatan setiap orang untuk menawarkan barang atau mencari barang yang diinginkan. Dengan media internet dan rekening bank, seseorang bisa saja sedang menonton televise sambil bertransaksi tanpa harus beranjak dari tontonannya. Tren ini ternyata banyak dijadikan kesempatan oleh pihak-pihat tertentu yang ingin mendapat keutungan sendiri untuk menipu. Karena maraknya penipuan para pedagang dan pembeli mencoba meminimalisir penipuan yang merugikan dengan membuat system-sistem tertentu.
Salah satu system yang mengurangi adanya praktek penipuan dalam penjualan online adalah system tem REKBER. REKBER merupakan kepanjangan dari Rekening Bersama adalah perantara atau pihak ketiga yang membantu keamanan dan kenyamanan transaksi online Anda. Sebagai pembeli, anda tidak perlu ragu untuk bertransaksi atau merasa was-was ketika barang yang dibeli tidak kunjung datang. Sementara sebagai penjual, anda tidak perlu bersusah payah membangun reputasi dan juga terhindar dari kecurigaan-kecurigaan berlebihan sehingga mengakibatkan barang yang diiklankan secara online susah terjual. Maka untuk menjembatani penjual dan pembeli online, dibentuklah Rekening Bersama. Umunya system rekber ini popular digunakan pada situs forum KASKUS.

Prosedur Penggunaan Sistem Rekber
Prosedur Rekening Bersama secara detil adalah sebagai berikut :
1.      Deal nilai transaksi dan kesepakatan antara pembeli dan penjual (termasuk deskripi barang secara detail, garansi, asuransi, ongkos kirim, pemahaman akan aturan rekening bersama dsb)
2.      Pembeli dan penjual memilih pemegang RekBer
3.      Pemilik RekBer yang ditunjuk akan menjelaskan prosedur singkat transaksi serta nomor rekening bank
4.      Pembeli mentransfer nilai transaksi + fee ke RekBer
5.      Pembeli mengkonfirmasi transfer tersebut di website ini (pada halaman pemegang RekBer yang dipilih) atau di thread kaskus, dengan format sebagai berikut:





contoh di website ….
untuk kenyamanan dan kemudahan Anda, pembeli juga bisa mengirim sms bukti transfer ke pemilik RekBer, yang administrasi selanjutnya akan diproses oleh RekBer

6.      Pemilik RekBer yang ditunjuk memverifikasi dan menyalin bukti transfer tersebut
7.      Pemilik RekBer mengkonfirmasi ke penjual bahwa dana dari pembeli sudah masuk, dan mempersilakan penjual untuk mengirim barang
8.      Penjual mengirim barang ke pembeli lalu mengkonfirmasi di situs/thread dengan menunjukkan bukti/nomor resi pengiriman.
9.      Apabila pembeli telah menerima barang yang ditransaksikan, mengecek dan mengkonfirmasi “OK” baru pembeli mempersilahkan pemilik RekBer untuk meneruskan dana kepada penjual. Sangat disarankan pembeli sendiri yang menerima barang, silakan lihat halaman Ketentuan angka xx
10.  Pemilik RekBer meneruskan dana transaksi yang sudah dipotong fee, kemudian menunjukkan posting di thread disertai dengan bukti transfer
11.  Hati-hati dengan BULK SMS (SMS GATEWAY SERVER). Penipu bisa menyamar sebagai pembeli, penjual maupun rekber via SMS. Dengan nomer HP pengirim yang persis sama.
Rekber.com tidak bertanggung jawab atas penyalahgunaan BULK SMS (SMS GATEWAY SERVER)
Atau untuk lebih jelasnya, seperti diilustrasikan gambar ini



Dengan adanya system rekening bersama, para konsumen dan penjual boleh sedikit lega karena adanya pihak ke tiga yang mampu meminimalisir tindak penipuan. Tidak hanya keunggulan yang mampu mengurangi kecurangan transaksi online, REKBER juga memiliki beberapa kekurangan dalam oprasinya, diantaranya adalah:
1.    Kurangnya promosi jasa REKBER sehingga banyak pengguna online yang masih asing dengan jasa REKBER.
2.    Salah satu penyebab kurang dikenalnya jasa REKBER karena penggunaan jasa pada situs Kaskus (walau sekarang juga melayani pada situs lain)
3.    Karena jasa REKBER adalah individu dalam pengoprasiannya, masih adanya kendala dalam jam pelayanan
4.    Jasa REKBER belum ada perlindungan hokum, sehingga banyak juga oknum yang mengaku-ngaku sebagai rekber.


sumber :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar